Thursday, March 10, 2016

7 Kesalahan Penulis Pemula Membuat Dialog

Akhirnya, diizinin sama Owner-nya buat re-post. Thanks ya kak >_<



  • Setiap dialog diawali dan diakhiri dengan tanda petik dua. Nah, biasanya, itu paling utama dalam menulis cerita, kawan.
  • Setiap dialog diawali huruf kapital atau besar, kecuali awal kalimat lanjutan. Hayo.. Siapa yang kadang suka lupa sama huruf kapitalnya?? Ini harus diingat ya! 
  • Huruf pertama harus menempel dengan tanda petik dua (tanpa spasi). Hehehe, yang satu ini, kadang aku suka bingung. Habis tanda petik harus dispasi gak ya? :p
  • Tanda tanya, tanda seru, tanda koma, dan tanda titik harus berada di dalam tanda petik dua dan menempel. Aku yakin, pasti kebanyakan dari kalian salah semua, termasuk juga aku. Hahaha, pantesan kalo aku kirim cerita kemanapun gak pernah terbit :v
  • Jika dialog diawali narasi, maka tambahkan tanda koma sebelumnya. Kalian bisa liat dicontoh. Perhatikan contoh diatas baik-baik. Jelaskan perbedaannya?
  • Gunakan tanda koma jika percakapan diakhiri dengan narasi dan tanda titik jika tidak. Apa ini maksudnya? Hmm.. Kalo aku udah ngerti, akan aku jelaskan!
  • Setiap dialog harus masuk alinea baru sekalipun pendek, kecuali lanjutan kalimat. Ini yang paling gampang aku ketahui. Jadi, meskipun kalian membuat dialog walaupun pendek, tapi harus tetap masuk ke alinea (paragraf) baru.
Sumber pengetahuan : Penulis Cilik

Bagi teman-teman yang sudah membaca dan penasaran dengan cara membuat cerita, yuk! Capcus buka ms.word-nya lalu kalian kirim ke penuliscilik.com. Eitss.. Sebelum kalian kirim, kalian harus Sign up/login dulu ya...


2 comments:

Jangan lupa Komentar setelah membaca. Terima kasih telah membaca postingan ini :)